Profil Yongki Ari Bowo
Nama Lengkap : Yongki Ari Bowo
Ttl : Tulungagung,23v November 1989
Asal : Malang
Klub : Arema(Striker)
No. Punggung : 7 (Arema)
Timnas :Indonesia :D
Posisi : Kapten
No. Punggung : 21 (Timnas)
Twitter : @yongki_ari
Sekian dulu profil Yongki,kalau mau tahu lebih lanjut,tanyain aja langsung ama orng nya ya..
:p
bye,bye
Angelina Elin
Minggu, 20 Maret 2011
Rabu, 09 Maret 2011
Bola.net - Bertanding dengan penuh semangat untuk membalikkan keadaan, Indonesia kembali harus puas menerima kekalahan dari Turkmenistan, Indonesia takluk dengan skor 1-0, pertandingan dilangsungkan di stadion Ashgabat Olympic, Ashkhabad, Rabu malam (09/3).
Bermain dengan beberapa pemain inti yang tak bisa memperkuat tim, seperti, Dendi Santoso yang cedera dan Johan Ahmad Farizi yang menderita sakit tifus, selain itu tanpa diperkuat pemain asal Papua, Titus Bonai yang dicoret karena indisipliner.
Alfred Riedl langsung memainkan tiga striker sekaligus, Yongki Aribowo, Engelberd Sani dan Rishadi Fauzi, namun masih tak dapat mengalahkan pertahanan Turkmenistan yang cukup ketat.
Di babak pertama Indonesia mampu mengimbangi permainan Turkmenistan, namun pertandingan baru berjalan 25 menit, gawang Kurnia meiga berhasil dibobol oleh gelandang Turkmenistan, Ruslan Mingazova.
Pemain yang membela klub Skonto Riga ini merupakan anak dari seorang legenda Turkmenistan, Camille Mingazova. Gol tersebut langsung disambut gembira oleh 28.000 penonton yang datang ke Ashgabat Stadion Olimpic.
Pola menyerang yang dipraktekkan oleh pemain Indonesia menjadi bumerang, sisi pertahanan mereka menjadi lubang yang mampu dimanfaatkan oleh Turkmenistan.
Di babak kedua, Riedl meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan dari tuan rumah. Riedl memasukkan Safril Umri pada menit ke-66 untuk menggantikan David Laly. Di menit ke-72, Riedl menarik keluar Oktovianus Maniani, dan memasukkan Aris Alfiansyah. Kendati demikian, pergantian itu tidak membuahkan hasil.
Mendapatkan serangan yang bergelombang, Turkmenistan semakin memperketat pertahanannya dan memainkan pola bertahan total, meskipun sebenarnya mereka memiliki keuntungan dengan agregat gol yang cukup sulit untuk di kejar oleh Indonesia
Dengan hasil tersebut, maka tim Pra-Olimpiade Indonesia kalah agregat 1-4. Dan harus mengubur impiannya untuk bertanding di Olimpiade 2012 yang akan dilangsungkan di London.
Turkmenistan akan melakoni babak selanjutnya dengan lawan yang baru akan diundi pada tanggal 30 Maret di markas besar AFC. Dan akan melangsungkan pertandingan pada tanggal 19 dan 23 Juni. (bola/end)
Bermain dengan beberapa pemain inti yang tak bisa memperkuat tim, seperti, Dendi Santoso yang cedera dan Johan Ahmad Farizi yang menderita sakit tifus, selain itu tanpa diperkuat pemain asal Papua, Titus Bonai yang dicoret karena indisipliner.
Alfred Riedl langsung memainkan tiga striker sekaligus, Yongki Aribowo, Engelberd Sani dan Rishadi Fauzi, namun masih tak dapat mengalahkan pertahanan Turkmenistan yang cukup ketat.
Di babak pertama Indonesia mampu mengimbangi permainan Turkmenistan, namun pertandingan baru berjalan 25 menit, gawang Kurnia meiga berhasil dibobol oleh gelandang Turkmenistan, Ruslan Mingazova.
Pemain yang membela klub Skonto Riga ini merupakan anak dari seorang legenda Turkmenistan, Camille Mingazova. Gol tersebut langsung disambut gembira oleh 28.000 penonton yang datang ke Ashgabat Stadion Olimpic.
Pola menyerang yang dipraktekkan oleh pemain Indonesia menjadi bumerang, sisi pertahanan mereka menjadi lubang yang mampu dimanfaatkan oleh Turkmenistan.
Di babak kedua, Riedl meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan dari tuan rumah. Riedl memasukkan Safril Umri pada menit ke-66 untuk menggantikan David Laly. Di menit ke-72, Riedl menarik keluar Oktovianus Maniani, dan memasukkan Aris Alfiansyah. Kendati demikian, pergantian itu tidak membuahkan hasil.
Mendapatkan serangan yang bergelombang, Turkmenistan semakin memperketat pertahanannya dan memainkan pola bertahan total, meskipun sebenarnya mereka memiliki keuntungan dengan agregat gol yang cukup sulit untuk di kejar oleh Indonesia
Dengan hasil tersebut, maka tim Pra-Olimpiade Indonesia kalah agregat 1-4. Dan harus mengubur impiannya untuk bertanding di Olimpiade 2012 yang akan dilangsungkan di London.
Turkmenistan akan melakoni babak selanjutnya dengan lawan yang baru akan diundi pada tanggal 30 Maret di markas besar AFC. Dan akan melangsungkan pertandingan pada tanggal 19 dan 23 Juni. (bola/end)
Musim Panas, Madrid Berniat Lego Kaka
Kaka - Foto: Istimewa
Oleh: Subchan Zurya Mawla
Bola - Rabu, 9 Maret 2011 | 19:50 WIB
TERKAIT
'Chelsea Akan Tembus ke Final Liga Champions'
Oezil Enggan Disetarakan dengan Zidane
Abramovich Ajukan Skema Pertukaran Drogba-Kaka
Musim Panas, Madrid Berniat Lego Kaka
Hadapi Lyon, Madrid Terancam Tanpa Kaka
INILAH.COM, Madrid- Rumor seputar masa depan Kaka di Real Madrid kembali bergulir. Kabar terakhir menyebutkan Los Blancos berniat melegonya demi mendapatkan dana segar pada akhir musim.
Rumor ini sebenarnya bukan baru kali ini berhembus, karena setidaknya isu ini telah berhembus kencang sejak awal musim silam.
Kurang maksimalnya kinerja Kaka sejak didatangkan pada musim lalu, dinilai sebagai faktor kunci pertimbangan tim yang bermarkas di Santiago Bernabeu tersebut.
Tak ayal masa depan pemain asal Brazil itu terus terombang-ambing seiring dengan perkembangan terbaru klub.
Sebagaimana dilansir Goal, sejumlah suratkabar di AS melaporkan Kaka akan segera angkat kaki dari Bernabeu pada akhir musim nanti.
Hal itu terkait dengan keinginan Los Blancos mendapatkan dana segar menjelang bursa transfer musim panas mendatang.
Sejumlah klub papan atas Eropa dikabarkan siap memperebutkan jasa pemain yang didapuk sebagai pemain terbaik dunia tahun 2007 lalu.
Sebut saja raksasa Liga Primer, Chelsea dan Manchester City serta duo Italia, Inter Milan dan AC Milan yang telah siap membajak Kaka dari Madrid.
Kendati memiliki banyak peminat, namun bukan perkara mudah bagi Madrid melepas Kaka. Karena dengan banderol harga yang tinggi serta gaji selangit senilai 9 juta euro pertahun yang diterima Kaka di Madrid jelas menjadi penghalang bagi klub lain untuk meminangnya.
Kaka - Foto: Istimewa
Oleh: Subchan Zurya Mawla
Bola - Rabu, 9 Maret 2011 | 19:50 WIB
TERKAIT
'Chelsea Akan Tembus ke Final Liga Champions'
Oezil Enggan Disetarakan dengan Zidane
Abramovich Ajukan Skema Pertukaran Drogba-Kaka
Musim Panas, Madrid Berniat Lego Kaka
Hadapi Lyon, Madrid Terancam Tanpa Kaka
INILAH.COM, Madrid- Rumor seputar masa depan Kaka di Real Madrid kembali bergulir. Kabar terakhir menyebutkan Los Blancos berniat melegonya demi mendapatkan dana segar pada akhir musim.
Rumor ini sebenarnya bukan baru kali ini berhembus, karena setidaknya isu ini telah berhembus kencang sejak awal musim silam.
Kurang maksimalnya kinerja Kaka sejak didatangkan pada musim lalu, dinilai sebagai faktor kunci pertimbangan tim yang bermarkas di Santiago Bernabeu tersebut.
Tak ayal masa depan pemain asal Brazil itu terus terombang-ambing seiring dengan perkembangan terbaru klub.
Sebagaimana dilansir Goal, sejumlah suratkabar di AS melaporkan Kaka akan segera angkat kaki dari Bernabeu pada akhir musim nanti.
Hal itu terkait dengan keinginan Los Blancos mendapatkan dana segar menjelang bursa transfer musim panas mendatang.
Sejumlah klub papan atas Eropa dikabarkan siap memperebutkan jasa pemain yang didapuk sebagai pemain terbaik dunia tahun 2007 lalu.
Sebut saja raksasa Liga Primer, Chelsea dan Manchester City serta duo Italia, Inter Milan dan AC Milan yang telah siap membajak Kaka dari Madrid.
Kendati memiliki banyak peminat, namun bukan perkara mudah bagi Madrid melepas Kaka. Karena dengan banderol harga yang tinggi serta gaji selangit senilai 9 juta euro pertahun yang diterima Kaka di Madrid jelas menjadi penghalang bagi klub lain untuk meminangnya.
UEFA
Pato Gebet Putri Berlusconi
Valencia Tumbang di Tangan Wakil Jerman
Tottenham Wakili Inggris di Perempat Final
Inilah Alasan Adriano Tinggalkan Roma
Schalke 04 Vs Valencia Masih Alot
Suarez Janjikan Permainan Terbaik
Luis Suarez - foto: istimewa
Oleh: Subchan Zurya Mawla
Bola - Selasa, 8 Maret 2011 | 22:30 WIB
TERKAIT
Hodgson Jagokan Liverpool Juara Liga Europa
Lawan Braga, Liverpool Tanpa Gerrard
Andy Carroll Cedera Paha (Lagi)
Cedera, Aurelio Menepi Satu Bulan
Hamsik Gabung ke Barcelona?
INILAH.COM, Liverpool- Striker Liverpool Luis Suarez berjanji akan menampilkan performa terbaiknya jika mendapatkan kepercayaan lebih dari Kenny Dalglish.
Sejak awal didatangkan sejak awal Januari silam, Suarez belum kunjung menjadi pilihan utama sang pelatih King Kenny dalam setiap partai yang dilakoni Liverpool. Hal itu terjadi lantaran kondisi fisiknya yang belum cukup prima.
Namun, pada akhir pekan lalu, pemain asal Uruguay ini membayar tuntas kepercayaan Dalglish kala dipercaya mendampingi Dirk Kuyt di lini depan sejak menit awal pertandingan.
"Sangat sulit bagi saya untuk bermain satu minggu dan harus menunggu beberapa minggu kemudian untuk kesempatan berikutnya," katanya seperti dikutip Sporting preview.
"Saya bermain satu pertandingan dan kemudian tidak di pertandingan lainnya, sehingga sulit bagi saya untuk sampai ke tingkat yang tepat secara fisik,” imbuh Suarez.
"Menurut saya hal itu akan memakan waktu bagi para fans (Liverpudlian) untuk mendapatkan yang terbaik dari saya.”
Atas dasar itulah, kini ia menuntut Dalglish mempercayakan satu tempat lini depan The Reds untuknya, menyusul permainan apiknya saat membawa The Kop mempecundangi MU di Anfield.
"Ini sangat bagus bagi pemain baru untuk mendapat dukungan dari seluruh supporter seperti yang saya lakukan (melawan MU). Hal ini sangat Fantastis," pungkasnya.
Seperti diketahui, Suarez sangat berperang pada kemenangan telak yang dibukukan Liverpool lalu. Ia membidani dua dari tiga gol yang dicetak Kuyt kala mengoyak jala gawang Manchester United yang dikawal Van Der Sar.
Pato Gebet Putri Berlusconi
Valencia Tumbang di Tangan Wakil Jerman
Tottenham Wakili Inggris di Perempat Final
Inilah Alasan Adriano Tinggalkan Roma
Schalke 04 Vs Valencia Masih Alot
Suarez Janjikan Permainan Terbaik
Luis Suarez - foto: istimewa
Oleh: Subchan Zurya Mawla
Bola - Selasa, 8 Maret 2011 | 22:30 WIB
TERKAIT
Hodgson Jagokan Liverpool Juara Liga Europa
Lawan Braga, Liverpool Tanpa Gerrard
Andy Carroll Cedera Paha (Lagi)
Cedera, Aurelio Menepi Satu Bulan
Hamsik Gabung ke Barcelona?
INILAH.COM, Liverpool- Striker Liverpool Luis Suarez berjanji akan menampilkan performa terbaiknya jika mendapatkan kepercayaan lebih dari Kenny Dalglish.
Sejak awal didatangkan sejak awal Januari silam, Suarez belum kunjung menjadi pilihan utama sang pelatih King Kenny dalam setiap partai yang dilakoni Liverpool. Hal itu terjadi lantaran kondisi fisiknya yang belum cukup prima.
Namun, pada akhir pekan lalu, pemain asal Uruguay ini membayar tuntas kepercayaan Dalglish kala dipercaya mendampingi Dirk Kuyt di lini depan sejak menit awal pertandingan.
"Sangat sulit bagi saya untuk bermain satu minggu dan harus menunggu beberapa minggu kemudian untuk kesempatan berikutnya," katanya seperti dikutip Sporting preview.
"Saya bermain satu pertandingan dan kemudian tidak di pertandingan lainnya, sehingga sulit bagi saya untuk sampai ke tingkat yang tepat secara fisik,” imbuh Suarez.
"Menurut saya hal itu akan memakan waktu bagi para fans (Liverpudlian) untuk mendapatkan yang terbaik dari saya.”
Atas dasar itulah, kini ia menuntut Dalglish mempercayakan satu tempat lini depan The Reds untuknya, menyusul permainan apiknya saat membawa The Kop mempecundangi MU di Anfield.
"Ini sangat bagus bagi pemain baru untuk mendapat dukungan dari seluruh supporter seperti yang saya lakukan (melawan MU). Hal ini sangat Fantastis," pungkasnya.
Seperti diketahui, Suarez sangat berperang pada kemenangan telak yang dibukukan Liverpool lalu. Ia membidani dua dari tiga gol yang dicetak Kuyt kala mengoyak jala gawang Manchester United yang dikawal Van Der Sar.
Skuad Pra-Olimpiade mengemban tugas yang tak bisa dibilang mudah. Rabu (9/2/11), mereka harus mengejar ketertinggalan 1-3 pada leg pertama di Palembang untuk lolos ke putaran berikutnya kualifikasi Pra-Olimpiade.
Dua penyerang hasil seleksi awal Januari lalu dipastikan tidak akan dimainkan. Dendi Santoso (Arema Indonesia) mengalami cedera cukup serius dan dipastikan tidak bisa pulih tepat waktu, sementara pencetak gol pada leg pertama, Titus Bonai, dipulangkan karena alasan indisipliner.
Dengan sisa waktu lima hari, Riedl harus memutar otak untuk menemukan tandem yang serasi untuk Yongki di lini depan.
“Mungkin (Rishadi) Fauzi, Johan (Yoga) atau mungkin juga Aris (Alfiansyah),” Riedl menyebutkan penyerang yang ia miliki, usai memimpin latihan di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Jumat (4/3/11).
“Mereka harus menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan yang terbaik dari mereka yang akan dipilih,” lanjutnya.
Riedl menegaskan, meski tim lawan diunggulkan dengan kemenangan 3-1 di leg pertama, pasukannya tidak akan menyerah hingga menit akhir.
“Kami punya penyerang yang bisa mencetak gol di sana, Kami tidak menempuh perjalanan sejauh ribuan kilometer untuk kalah,” tegas pelatih asal Austria itu.
“Saya harap para pemain memahami hal ini, dan sudah saya beritahukan juga kepada mereka hari ini. Menempuh perjalanan ke sana dan meraih kemenangan saat kembali bukanlah pekerjaan mudah. Tetapi kami akan tetap mencoba,” tambah sang pelatih.
Dengan banyaknya pemain yang cedera, izin dan dikeluarkan, Riedl mengatakan masih terlalu dini menentukan formasi untuk laga yang akan digelar Rabu (9/3/11) mendatang.
Dua penyerang hasil seleksi awal Januari lalu dipastikan tidak akan dimainkan. Dendi Santoso (Arema Indonesia) mengalami cedera cukup serius dan dipastikan tidak bisa pulih tepat waktu, sementara pencetak gol pada leg pertama, Titus Bonai, dipulangkan karena alasan indisipliner.
Dengan sisa waktu lima hari, Riedl harus memutar otak untuk menemukan tandem yang serasi untuk Yongki di lini depan.
“Mungkin (Rishadi) Fauzi, Johan (Yoga) atau mungkin juga Aris (Alfiansyah),” Riedl menyebutkan penyerang yang ia miliki, usai memimpin latihan di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Jumat (4/3/11).
“Mereka harus menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan yang terbaik dari mereka yang akan dipilih,” lanjutnya.
Riedl menegaskan, meski tim lawan diunggulkan dengan kemenangan 3-1 di leg pertama, pasukannya tidak akan menyerah hingga menit akhir.
“Kami punya penyerang yang bisa mencetak gol di sana, Kami tidak menempuh perjalanan sejauh ribuan kilometer untuk kalah,” tegas pelatih asal Austria itu.
“Saya harap para pemain memahami hal ini, dan sudah saya beritahukan juga kepada mereka hari ini. Menempuh perjalanan ke sana dan meraih kemenangan saat kembali bukanlah pekerjaan mudah. Tetapi kami akan tetap mencoba,” tambah sang pelatih.
Dengan banyaknya pemain yang cedera, izin dan dikeluarkan, Riedl mengatakan masih terlalu dini menentukan formasi untuk laga yang akan digelar Rabu (9/3/11) mendatang.
VIVAnews - Timnas Indonesia U-23 dipastikan tersingkir dari babak pendahuluan Pra Olimpiade 2012 setelah kalah 0-1 di leg kedua melawan Turkmenistan, Rabu 9 Maret 2011. Bertandang ke Olympic Stadium, Ashgabat, tim Merah Putih kebobolan di menit 25 lewat Ruslan Mingazov.
Hasil ini membuat agregat kedua tim menjadi 1-4 untuk Turkmenistan. Setelah di leg pertama sebelumnya di Palembang, Indonesia juga kalah 1-3. Bukan cuma hasil ini yang disayangkan, tapi juga tindakan kasar anak asuh Alfred Riedl.
Sebab, di leg kedua ini lima pemain Indonesia diganjar kartu kuning. Yakni, Rishadi Fauzi (41), Safri Umri, Gunawan Dwi Cahyo (92), Engelberd (92) dan Aris Alfiansyah (94). Sedangkan tuan rumah hanya menerima satu kartu kuning yang diberikan kepada Komekov Henayat pada menit ke-81.
Skuad Indonesia
Kiper : Kurnia Meiga
Belakang : Hendro Siswanto, Gunawan Dwi Cahyo, Septia Hadi, Diaz Angga
Tengah : Engelberd, Egi Melgiansyah, David Laly (Safri Umri 66), Okto Maniani (Aris Alfiansyah 72)
Depan : Yongki Aribowo (Johan Yoga Utama 83), Rishadi Fauzi
Skuad Turkmenistan
Kiper : Geldiyev Batyr
Belakang : Komekov Hemayat, Soyunov Shohrat, Atayev Ahmet, Annaorazov Serdar
Tengah : Amanov Arslanmyrat (C), Tagayev Elman (Tamurkin Ilya 70), Ruslan (Orazov 87), Geldiyev Ata (Astanov 87)
Depan : Boliyan Aleksandr, Vahyt
Hasil ini membuat agregat kedua tim menjadi 1-4 untuk Turkmenistan. Setelah di leg pertama sebelumnya di Palembang, Indonesia juga kalah 1-3. Bukan cuma hasil ini yang disayangkan, tapi juga tindakan kasar anak asuh Alfred Riedl.
Sebab, di leg kedua ini lima pemain Indonesia diganjar kartu kuning. Yakni, Rishadi Fauzi (41), Safri Umri, Gunawan Dwi Cahyo (92), Engelberd (92) dan Aris Alfiansyah (94). Sedangkan tuan rumah hanya menerima satu kartu kuning yang diberikan kepada Komekov Henayat pada menit ke-81.
Skuad Indonesia
Kiper : Kurnia Meiga
Belakang : Hendro Siswanto, Gunawan Dwi Cahyo, Septia Hadi, Diaz Angga
Tengah : Engelberd, Egi Melgiansyah, David Laly (Safri Umri 66), Okto Maniani (Aris Alfiansyah 72)
Depan : Yongki Aribowo (Johan Yoga Utama 83), Rishadi Fauzi
Skuad Turkmenistan
Kiper : Geldiyev Batyr
Belakang : Komekov Hemayat, Soyunov Shohrat, Atayev Ahmet, Annaorazov Serdar
Tengah : Amanov Arslanmyrat (C), Tagayev Elman (Tamurkin Ilya 70), Ruslan (Orazov 87), Geldiyev Ata (Astanov 87)
Depan : Boliyan Aleksandr, Vahyt
VIVAnews - Timnas Indonesia U-23 dipastikan tersingkir dari babak pendahuluan Pra Olimpiade 2012 setelah kalah 0-1 di leg kedua melawan Turkmenistan, Rabu 9 Maret 2011. Bertandang ke Olympic Stadium, Ashgabat, tim Merah Putih kebobolan di menit 25 lewat Ruslan Mingazov.
Hasil ini membuat agregat kedua tim menjadi 1-4 untuk Turkmenistan. Setelah di leg pertama sebelumnya di Palembang, Indonesia juga kalah 1-3. Bukan cuma hasil ini yang disayangkan, tapi juga tindakan kasar anak asuh Alfred Riedl.
Sebab, di leg kedua ini lima pemain Indonesia diganjar kartu kuning. Yakni, Rishadi Fauzi (41), Safri Umri, Gunawan Dwi Cahyo (92), Engelberd (92) dan Aris Alfiansyah (94). Sedangkan tuan rumah hanya menerima satu kartu kuning yang diberikan kepada Komekov Henayat pada menit ke-81.
Skuad Indonesia
Kiper : Kurnia Meiga
Belakang : Hendro Siswanto, Gunawan Dwi Cahyo, Septia Hadi, Diaz Angga
Tengah : Engelberd, Egi Melgiansyah, David Laly (Safri Umri 66), Okto Maniani (Aris Alfiansyah 72)
Depan : Yongki Aribowo (Johan Yoga Utama 83), Rishadi Fauzi
Skuad Turkmenistan
Kiper : Geldiyev Batyr
Belakang : Komekov Hemayat, Soyunov Shohrat, Atayev Ahmet, Annaorazov Serdar
Tengah : Amanov Arslanmyrat (C), Tagayev Elman (Tamurkin Ilya 70), Ruslan (Orazov 87), Geldiyev Ata (Astanov 87)
Depan : Boliyan Aleksandr, Vahyt
Hasil ini membuat agregat kedua tim menjadi 1-4 untuk Turkmenistan. Setelah di leg pertama sebelumnya di Palembang, Indonesia juga kalah 1-3. Bukan cuma hasil ini yang disayangkan, tapi juga tindakan kasar anak asuh Alfred Riedl.
Sebab, di leg kedua ini lima pemain Indonesia diganjar kartu kuning. Yakni, Rishadi Fauzi (41), Safri Umri, Gunawan Dwi Cahyo (92), Engelberd (92) dan Aris Alfiansyah (94). Sedangkan tuan rumah hanya menerima satu kartu kuning yang diberikan kepada Komekov Henayat pada menit ke-81.
Skuad Indonesia
Kiper : Kurnia Meiga
Belakang : Hendro Siswanto, Gunawan Dwi Cahyo, Septia Hadi, Diaz Angga
Tengah : Engelberd, Egi Melgiansyah, David Laly (Safri Umri 66), Okto Maniani (Aris Alfiansyah 72)
Depan : Yongki Aribowo (Johan Yoga Utama 83), Rishadi Fauzi
Skuad Turkmenistan
Kiper : Geldiyev Batyr
Belakang : Komekov Hemayat, Soyunov Shohrat, Atayev Ahmet, Annaorazov Serdar
Tengah : Amanov Arslanmyrat (C), Tagayev Elman (Tamurkin Ilya 70), Ruslan (Orazov 87), Geldiyev Ata (Astanov 87)
Depan : Boliyan Aleksandr, Vahyt
Langganan:
Komentar (Atom)