Rabu, 09 Maret 2011

Skuad Pra-Olimpiade mengemban tugas yang tak bisa dibilang mudah. Rabu (9/2/11), mereka harus mengejar ketertinggalan 1-3 pada leg pertama di Palembang untuk lolos ke putaran berikutnya kualifikasi Pra-Olimpiade.

Dua penyerang hasil seleksi awal Januari lalu dipastikan tidak akan dimainkan. Dendi Santoso (Arema Indonesia) mengalami cedera cukup serius dan dipastikan tidak bisa pulih tepat waktu, sementara pencetak gol pada leg pertama, Titus Bonai, dipulangkan karena alasan indisipliner.

Dengan sisa waktu lima hari, Riedl harus memutar otak untuk menemukan tandem yang serasi untuk Yongki di lini depan.

“Mungkin (Rishadi) Fauzi, Johan (Yoga) atau mungkin juga Aris (Alfiansyah),” Riedl menyebutkan penyerang yang ia miliki, usai memimpin latihan di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Jumat (4/3/11).

“Mereka harus menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan yang terbaik dari mereka yang akan dipilih,” lanjutnya.

Riedl menegaskan, meski tim lawan diunggulkan dengan kemenangan 3-1 di leg pertama, pasukannya tidak akan menyerah hingga menit akhir.

“Kami punya penyerang yang bisa mencetak gol di sana, Kami tidak menempuh perjalanan sejauh ribuan kilometer untuk kalah,” tegas pelatih asal Austria itu.

“Saya harap para pemain memahami hal ini, dan sudah saya beritahukan juga kepada mereka hari ini. Menempuh perjalanan ke sana dan meraih kemenangan saat kembali bukanlah pekerjaan mudah. Tetapi kami akan tetap mencoba,” tambah sang pelatih.

Dengan banyaknya pemain yang cedera, izin dan dikeluarkan, Riedl mengatakan masih terlalu dini menentukan formasi untuk laga yang akan digelar Rabu (9/3/11) mendatang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar